Cara Cek Status Pembayaran TPG 2019 Guru Swasta

Pembayaran TPG bagi guru swasta (Non PNS) dan guru Negeri (PNS) berbeda cara penyalurannya. Guru swasta penyaluran TPG nya langsung melalui tranfer pusat, sedangkan guru Negeri penyaluran TPG nya melalui transfer daerah.

Bagi guru yang baru mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk triwulan 1 tahun 2019, jika statusnya guru negeri maka pencairan tunjangannya inklud dengan rekening pegawainya. Sedangkan untuk guru swasta rekening Bank penerimaan secara otomatis akan dibuatkan oleh pusat. Oleh karena itu, ketika kita melihat pada info GTK maka nomor rekning bank nya akan muncul “xxx”.

Informasi rekening bank biasanya akan diinformasikan oleh dinas setempat ketika sudah proses pencairan. Namun untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan tunjangan tersebut lembar validasi info GTK Anda sudah mendapatkan nomor SKTP Anda bisa melihat pada menu tabel tunjangan profesi.

Anda juga bisa melihat secara langsung status pembayaran TPG, Silahkan cek info GTK Anda!

status pembayaran TPG triwulan 1 tahap 4 tahun 2019

Jika statusnya sudah dalam proses, selanjutnya Anda datang ke bank bersangkutan dengan membawa dokumen persyaratan pencairan di Bank. Foto Copy KTP, Foto Copy Kartu NUPTK/NRG (jika ada), Surat keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan guru di sekolah tersebut dan dicantumkan NUPTK, NRG, Nomor Peserta dan alamat sesuai KTP.

Hal ini berbeda jika data info GTK Anda belum berSKTP meskipun sudah valid maka Anda tidak akan melihat data status pembayaran TPG Anda seperti diatas.

Sebagai tambahan informasi penting dari laman info GTK terkait banyaknya guru non induk yang JJM nya tidak bisa terbaca.

Jika di sekolah Anda terdapat guru non induk menambah jam, maka pastikan proses memasukan data gurunya dengan metode tarik PTK. Langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Sekolah yang akan menarik login ke http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  2. Masuk menu Tambah PTK
  3. Cari sekolah asal PTK dan nama PTK
  4. Tambahkan
  5. Hubungi dinas untuk persetujuan
  6. Buka aplikasi dapodik sekolah, dan sync
  7. Mapping pembelajaran
  8. syncron ulang

Bila di sekolah lama ada ptk bukan hasil tarik ptk yang dulu sudah ditambahkan, maka Mutasikan dulu, kemudian sync, baru lakukan langkah diatas.

rkas online 2019 e

Aplikasi RKAS 2019 e Online

Apa itu aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) merupakan sebuah sistem informasi yang dibuat untuk menangani masalah manajemen keuangan sekolah mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian.

Berdasarkan Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan, setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan, termasuk SMP, harus menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Cara mendapatkan aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS Sekolah ini berbasis desktop. Jika sekolah ingin menginstalnya dapat didownload dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Buka situs : http://rkas.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
  2. Pilih menu Unduh. Kemudian klik tombol Unduh yang ada pada website.

Cara Aktivasi aplikasi RKAS sekolah

Ketika sudah masuk ke dalam aplikasi, untuk pertama kali kita akan diminta melakukan aktivasi.
Pada form aktivasi ini sekolah bisa memperolehnya dari dinas pendidikan sekolah tersebut.

Pastikan ketika melakukan aktivasi ini terkoneksi ke jaringan internet.
Form Aktivasi akan muncul ketika pertama kali aplikasi diinstall, tujuannya adalah agar aplikasi tidak sembarangan digunakan dan harus ada penanggungjawab aplikasi. Pada tahapan ini diwajibkan terkoneksi dengan internet, karena data aktivasi ini akan di cocokkan dengan data di dinas pendidikan. Berikut penjelasan masing-masing kolom inputan:

  • Kode Aktivasi (wajib diisi) : kolom ini diisi dengan kode registrasi sekolah kita yang sudah diajukan ke dinas pendidikan. Kode ini setiap sekolah berbeda-beda. Untuk itu mintalah kode registrasi ke dinas pendidikan terkait.
  • Nama (wajib diisi): kolom ini diisi oleh nama operator sekolah.
  • Email (wajib diisi): kolom email ini wajib diisi karena alamat email ini akan digunakan untuk login kedalam aplikasi. Alamat email ini tidak boleh sama satu dengan yang lainnya. Supaya lebih aman, gunakanlah email sekolah, sehingga ketika terjadi pergantian pegawai atau operator tidak harus mengganti alamat emailnya.
  • No Handphone : kolom ini diisi dengan nomor hendphone operator atau boleh dengan nomor telepon sekolah.
  • Password (wajib diisi) : kolom ini harap diisi sebaik mungkin karena akan digunakan ketika login. Password harus kombinasi angka, huruf kecil, kapital supaya tidak mudah diketahui.
  • Ulangi Password (wajib diisi): kolom ini untuk memastikan bahwa password kita sudah benar.
  • Indikator terhubung ke server atau tidak. (wajib terhubung internet).
  • Tombol Registrasi : tombol ini digunakan untuk mengirim data ke dinas pendidikan. Tombol ini akan aktif jika terhubung dengan internet, dan akan disable jika tidak terhubung dengan internet.
  • Kemudian klik tombol registrasi, Selesai

Cara Backup Database Aplikasi RKAS Sekolah yang ada dilokal?

Proses Backup ini adalah proses bagaimana kita akan mengamankan database yang ada di
komputer kita (database lokal). Proses backup ini boleh dilakukan kapan saja sesuai dengan
kebutuhan. Namun alangkah lebih baik jika dilakukan secara berkala atau dilakukan setiap ada
perubahan pada database. Kemudian database tersebut simpan kedalam media memori yang
lebih aman. Hal ini juga selain untuk mengamankan data, tetapi juga bisa digunakan ketika
proses memindahkan aplikasi RKAS dari satu komputer ke komputer lain.

Berikut langkah-langkah mengamankan database:

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

Cara pindah aplikasi RKAS Sekolah dari satu PC/Laptop Ke PC/Laptop yang lain

Untuk memindahkan aplikasi RKAS sekolah dari suatu PC/Laptop ke PC/Laptop yang lain, maka
langkah yang harus kita lakukan pertama adalah backup terlebih dahulu Database Lokal
kemudian copy ke flashdisk. Baru kemudian install aplikasi RKAS Sekolah di PC/Laptop yang
baru, kemudian timpakan Backup Database lokal yang tadi dicopykan. Berikut langkah
langkahnya :

A. Backup Database

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

B. Pindahkan Ke PC/Laptop Lain.

Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses Backup diatas, karena ketika kita akan
memindahkan aplikasi RKAS ke PC baru maka tahapan yang pertama adalah backup terlebih
dahulu databasenya.

  • Baru setelah itu instal aplikasi RKAS di Komputer yang baru. Setelah selesai install jangan dulu dijalankan, karena kalau dijalankan, aplikasi akan minta aktivasi baru.
  • Setelah itu buka File Explorer dan ketikan : %appdata% pada direktorinya kemudian enter.
  • Setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • Copykan / Timpakan database yang sudah kita backup sebelumnya ke folder \ArtTech\RKAS.
  • Setelah selesai baru kemudian jalankan aplikasinya. Maka secara otomatis aplikasi tidak akan meminta aktivasi dan user atau sekolah bisa langsung login ke aplikasi RKAS sesuai dengan username dan password pada Komputer sebelumnya.
Sistem-Elektronik-BOS-2019

Cara Membuat Akun Bendahara BOS dan Kepala Sekolah diDapodik

Pemutakhiran Akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah pada Aplikasi Dapodik untuk Persiapan Sistem Elektronik BOS

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler yang selanjutnya disingkat BOS Reguler, yaitu program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik.

Dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif khususnya dalam pengelolaan dana BOS, saat ini tengah dikembangkan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep Sistem Elektronik BOS.

Didalamnya akan terdiri dari beberapa aplikasi berbasis TIK untuk melakukan tata kelola, mulai dari perencanaan, realisasi, dan pelaporan dana BOS. Diharapkan dengan aplikasi-aplikasi ini tata kelola dana BOS dapat lebih terdokumentasi dengan baik, lebih transparan dan akuntabel. Pengembangan Sistem Elektronik BOS juga untuk mendukung kebijakan pengaplikasian proses transaksi non tunai (cashless) dalam penyaluran dan pemanfaatan dana BOS.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di sekolah dapat dilaksanakan secara daring atau luring. PBJ di sekolah yang dilakukan secara daring harus melalui sistem PBJ sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang suatu Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk digunakan dalam PBJ sekolah yang dilakukan secara daring. SIPLah diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektifitas serta pengawasan PBJ sekolah yang dananya bersumber dari dana BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Secara teknis pengoperasian SIPlah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Untuk masuk ke aplikasi-aplikasi dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen.

Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah maupun akun Bendahara Sekolah. Untuk itu dihimbau sekolah untuk segera melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah melalui Aplikasi Dapodikdasmen. Ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

2. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar.  Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

3. Lakukan validasi dan sinkronisasi

Setelah melakukan pemutakhiran data akun lakukan validasi dan sinkronisasi ulang agar perubahan dan perbaikan data segera masuk ke server pusat.

Lacak Dana Pencairan BOS 2019

Bos reguler adalah program Pemerintah. Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi Sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik. Dana BOS reguler disalurkan tiap triwulan.

Hal ini berbeda dengan Bos Kinerja dan Bos Afirmasi, Dana BOS Kinerja dan BOS Afirmasi disalurkan sekali dalam setahun. Bos Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang diberikan kepada SMA yang memiliki kinerja baik. Sedangankan Bos Afirmasi adalah program Pemerintah Pusat yang diberikan kepada SMA yang berada di daerah 3T sesuai data dari Kemendes.

Dana BOS reguler 2019 untuk triwulan 1 tahun 2019 sudah dicairkan ke sekolah-sekolah yang siap menerima dana bos melalui aplikasi Dapodik. Alokasi Final TW-1/ Semester 1 Tahun 2019 serta Alokasi Sementara TW-3 dan TW-4/ Semester 2 Tahun 2019 diambil dari cutoff data pertanggal 31 januari 2019.

Cara melacak dana pencairan BOS itu sangat gampang dan hanya bisa dilakukan oleh seorang operator sekolah atau bendahara BOS. Silahkan login https://bos.kemdikbud.go.id pilih pada menu lacak dana Bos maka akan tampil seperti gambar berikut:

lacak dana pencairan BOS 2019

Anda juga akan melihat secara detail alur persiapan sampai konfirmasi dana sudah diterima atau belum oleh pihak sekolah. Untuk melihat berapa besaran dana BOS yang diterima oleh sekolah pada triwulan berjalan, Anda bisa melihatnya melalui menu notifikasi.

Setelah memastikan bahwa dana bos sudah diterima oleh sekolah maka bendahara bos atau operator sekolah membuat laporan penggunaan baik secara offline maupun secara online.

Beasiswa MADIN 2019 S2 Program Studi MPAI

Beasiswa MADIN 2019 S2 Program Studi MPAI

Pascasarjana UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, membuka kesempatan bagi guru-guru madrasah diniyah (MADIN) melalui Program S2 Beasiswa MADIN, untuk mengikuti pendidikan Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (MPAI). Adapun syarat, alur, dan informasi lain terkait pendaftaran mahasiswa baru program MPAI adalah sebagai berikut:

Syarat Calon Peserta:

  1. Foto kopi Ijazah dan Traskrip S1
  2. Surat rekomendasi dari seorang dosen yg pernah mengajar atau menjadi pembimbingnya (KLIK DISINI)
  3. Pas photo berwarna 2×3 = 3 lembar dan 3×4 = 4 Lembar
  4. Penduduk Jawa Timur yg dibuktikan dengan foto kopi KTP Asli 3 Lembar
  5. Usia Maksimal 45 tahun pada saat pendaftaran
  6. Memiliki SK yayasan sebagai guru Madin/Pesantren, serta telah mengabdi minimal 3 tahun sebagai guru di lembaga tersebut
  7. Lulus ujian Penerimaan Mahasiswa Baru yang meliputi materi sebagai berikut:
    • Bahasa Inggris
    • Bahasa Arab
    • Tes potensi akademik
    • Tes membaca kitab kuning (fathul mu’ín) (diselenggarakan oleh LPPD (Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah) provinsi jawa timur
  8. Bersedia menandatangani surat pernyataan kesanggupan mengembalikan semua biaya program pendidikan S2 apabila tidak dapat menyelesaikan program tersebut.

Alur Pendaftaran:

  1. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran online (KLIK DISINI)
  2. Melakukan verifikasi berkas di PASCASARJANA UINSA (bawa Foto Copy Semua Berkas diatas dan Bukti Pendaftaran online yg telah dikirim ke email saudara)
  3. Menghadiri ujian masuk pascasarjana Program Beasiswa MADIN Pemprov Jawa Timur

Waktu Pendaftaran:

  • Pendaftaran : 02 Mei – 10 Juli 2019
  • Verifikasi Berkas : 10 Juli 2019
  • Ujian Tulis Internal : 11 Juli 2019
  • Ujian Kitab Kuning : 27-28 Juli 2019

Pengumuman Kelulusan

Pengumuman kelulusan ujian masuk akan disampaikan di website pascarajana UINSA di alamat: http://pasca.uinsby.ac.id

Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa

  • Mahasiswa akan diberikan beasiswa yg digunakan untuk biaya SPP, buku dan wisuda selama maksimal 4 semester
  • Mahasiswa wajib menyelesaikan program S2 (magister) PAI ini, dan akan mengembalikan semua biaya program pendidikan S2 apabila tidak dapat menyelesaikan program tersebut.

Informasi diatas diambil dari website resminya tanpa mengurangi dan merubah apapun sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi informasi.

  1. Website Pasca: http://pasca.uinsby.ac.id
  2. Website MPAI : http://mpai.uinsby.ac.id
  3. Website Beasiswa MADIN 2019 : https://sites.google.com/uinsby.ac.id/beasiswa-madin-2019