Arsip Bulanan: Mei 2019

Sistem-Elektronik-BOS-2019

Cara Membuat Akun Bendahara BOS dan Kepala Sekolah diDapodik

Pemutakhiran Akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah pada Aplikasi Dapodik untuk Persiapan Sistem Elektronik BOS

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler yang selanjutnya disingkat BOS Reguler, yaitu program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik.

Dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif khususnya dalam pengelolaan dana BOS, saat ini tengah dikembangkan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep Sistem Elektronik BOS.

Didalamnya akan terdiri dari beberapa aplikasi berbasis TIK untuk melakukan tata kelola, mulai dari perencanaan, realisasi, dan pelaporan dana BOS. Diharapkan dengan aplikasi-aplikasi ini tata kelola dana BOS dapat lebih terdokumentasi dengan baik, lebih transparan dan akuntabel. Pengembangan Sistem Elektronik BOS juga untuk mendukung kebijakan pengaplikasian proses transaksi non tunai (cashless) dalam penyaluran dan pemanfaatan dana BOS.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di sekolah dapat dilaksanakan secara daring atau luring. PBJ di sekolah yang dilakukan secara daring harus melalui sistem PBJ sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang suatu Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk digunakan dalam PBJ sekolah yang dilakukan secara daring. SIPLah diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektifitas serta pengawasan PBJ sekolah yang dananya bersumber dari dana BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Secara teknis pengoperasian SIPlah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Untuk masuk ke aplikasi-aplikasi dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen.

Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah maupun akun Bendahara Sekolah. Untuk itu dihimbau sekolah untuk segera melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah melalui Aplikasi Dapodikdasmen. Ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

2. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar.  Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

3. Lakukan validasi dan sinkronisasi

Setelah melakukan pemutakhiran data akun lakukan validasi dan sinkronisasi ulang agar perubahan dan perbaikan data segera masuk ke server pusat.

Update:

Lacak Dana Pencairan BOS 2019

Bos reguler adalah program Pemerintah. Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi Sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik. Dana BOS reguler disalurkan tiap triwulan.

Hal ini berbeda dengan Bos Kinerja dan Bos Afirmasi, Dana BOS Kinerja dan BOS Afirmasi disalurkan sekali dalam setahun. Bos Kinerja adalah program Pemerintah Pusat yang diberikan kepada SMA yang memiliki kinerja baik. Sedangankan Bos Afirmasi adalah program Pemerintah Pusat yang diberikan kepada SMA yang berada di daerah 3T sesuai data dari Kemendes.

Dana BOS reguler 2019 untuk triwulan 1 tahun 2019 sudah dicairkan ke sekolah-sekolah yang siap menerima dana bos melalui aplikasi Dapodik. Alokasi Final TW-1/ Semester 1 Tahun 2019 serta Alokasi Sementara TW-3 dan TW-4/ Semester 2 Tahun 2019 diambil dari cutoff data pertanggal 31 januari 2019.

Cara melacak dana pencairan BOS itu sangat gampang dan hanya bisa dilakukan oleh seorang operator sekolah atau bendahara BOS. Silahkan login https://bos.kemdikbud.go.id pilih pada menu lacak dana Bos maka akan tampil seperti gambar berikut:

lacak dana pencairan BOS 2019

Anda juga akan melihat secara detail alur persiapan sampai konfirmasi dana sudah diterima atau belum oleh pihak sekolah. Untuk melihat berapa besaran dana BOS yang diterima oleh sekolah pada triwulan berjalan, Anda bisa melihatnya melalui menu notifikasi.

Setelah memastikan bahwa dana bos sudah diterima oleh sekolah maka bendahara bos atau operator sekolah membuat laporan penggunaan baik secara offline maupun secara online.

Beasiswa MADIN 2019 S2 Program Studi MPAI

Beasiswa MADIN 2019 S2 Program Studi MPAI

Pascasarjana UIN Sunan Ampel (UINSA) Surabaya bekerjasama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Timur, membuka kesempatan bagi guru-guru madrasah diniyah (MADIN) melalui Program S2 Beasiswa MADIN, untuk mengikuti pendidikan Magister (S2) Pendidikan Agama Islam (MPAI). Adapun syarat, alur, dan informasi lain terkait pendaftaran mahasiswa baru program MPAI adalah sebagai berikut:

Syarat Calon Peserta:

  1. Foto kopi Ijazah dan Traskrip S1
  2. Surat rekomendasi dari seorang dosen yg pernah mengajar atau menjadi pembimbingnya (KLIK DISINI)
  3. Pas photo berwarna 2×3 = 3 lembar dan 3×4 = 4 Lembar
  4. Penduduk Jawa Timur yg dibuktikan dengan foto kopi KTP Asli 3 Lembar
  5. Usia Maksimal 45 tahun pada saat pendaftaran
  6. Memiliki SK yayasan sebagai guru Madin/Pesantren, serta telah mengabdi minimal 3 tahun sebagai guru di lembaga tersebut
  7. Lulus ujian Penerimaan Mahasiswa Baru yang meliputi materi sebagai berikut:
    • Bahasa Inggris
    • Bahasa Arab
    • Tes potensi akademik
    • Tes membaca kitab kuning (fathul mu’ín) (diselenggarakan oleh LPPD (Lembaga Pengembangan Pendidikan Diniyah) provinsi jawa timur
  8. Bersedia menandatangani surat pernyataan kesanggupan mengembalikan semua biaya program pendidikan S2 apabila tidak dapat menyelesaikan program tersebut.

Alur Pendaftaran:

  1. Mengisi dan melengkapi formulir pendaftaran online (KLIK DISINI)
  2. Melakukan verifikasi berkas di PASCASARJANA UINSA (bawa Foto Copy Semua Berkas diatas dan Bukti Pendaftaran online yg telah dikirim ke email saudara)
  3. Menghadiri ujian masuk pascasarjana Program Beasiswa MADIN Pemprov Jawa Timur

Waktu Pendaftaran:

  • Pendaftaran : 02 Mei – 10 Juli 2019
  • Verifikasi Berkas : 10 Juli 2019
  • Ujian Tulis Internal : 11 Juli 2019
  • Ujian Kitab Kuning : 27-28 Juli 2019

Pengumuman Kelulusan

Pengumuman kelulusan ujian masuk akan disampaikan di website pascarajana UINSA di alamat: http://pasca.uinsby.ac.id

Hak dan Kewajiban Penerima Beasiswa

  • Mahasiswa akan diberikan beasiswa yg digunakan untuk biaya SPP, buku dan wisuda selama maksimal 4 semester
  • Mahasiswa wajib menyelesaikan program S2 (magister) PAI ini, dan akan mengembalikan semua biaya program pendidikan S2 apabila tidak dapat menyelesaikan program tersebut.

Informasi diatas diambil dari website resminya tanpa mengurangi dan merubah apapun sebagai bentuk kepedulian untuk berbagi informasi.

  1. Website Pasca: http://pasca.uinsby.ac.id
  2. Website MPAI : http://mpai.uinsby.ac.id
  3. Website Beasiswa MADIN 2019 : https://sites.google.com/uinsby.ac.id/beasiswa-madin-2019
Download Installer Aplikasi Konsep Ijazah 2019 Dapodik

Download Installer Aplikasi Konsep Ijazah 2019 Dapodik

Aplikasi Konsep Ijazah 2019 dipakai hanya untuk salianan blangko ijazah yang asli sebelum diterbitkan oleh kemdikbud. Karena dalam pengisian blangko ijazah, sekolah harus memiliki juknis yang resmi yang telah ditetapkan oleh Kemdikbud. Baca salinan Permendikbud Nomor : 0038/D/HK/2019 pertanggal 2 Januari 2019 tentang pedoman bentuk, spesifikasi teknis, tata cara dan mekanisme pengisian blangko ijazah pada satuan pendidikan dasar dan pendidikan menengah.

Aplikasi Dapodik pada semester genap ada pengisian entri nilai Rapor dan nilai US/USBN, Anda dapat memanfaatkan aplikasi ini untuk membuat “konsep ijazah” sesuai Juknis yang berlaku. Meskipun demikian untuk penulisan balngko ijazah yang asli harus dilakukan secara manual yakni dengan tulisan tangan. Baca pada lampiran II tentang pengisian blangko ijazah 2019.

Aplikasi Konsep Ijazah 2019 bisa dipakai oleh sekolah-sekolah yang menggunakan kurikulum KTSP 2006 maupun Kurikulum 2013. Aplikasi ini dibuat sangat simpel dan sederhana sehingga Anda bisa mengoperasikannya dengan mudah. Lihat yang lainnya tools Dapodik buatan adithya.

Kabar bagusnya dari pemilik resminya bahwa hasil dari file excel konsep ijazah ini tidak diprotect dengan tujuan agar dapat dimodifikasi atau diedit sesuai kebutuhan masing-masing sekolah. Jadi, Anda bisa menambahkan fasilitas fitur lainnya seperti misalnya membuat form cetak dengan opsi cetak semua, cetak siswa tertentu, atau cetak siswa rentang tertentu dengan memanfaatkan VBA Excel.

Untuk dapat menggunakan aplikasi Konsep Ijazah 2019 tersebut Laptop Anda minimalnya sudah terinstall Microsoft Office 2010 atau versi diatasnya, Net Framework 4, dan driver pendukung psqlodbc. Juga harus terhubung Aplikasi Dapodik meskipun tidak harus dibuka.

Berhati-hatilah jika Anda berniat menggunakan aplikasi ini karena semua resiko menjadi tanggung jawab pemakai. Sebelum menggunakan, pastikan bahwa Anda sudah melakukan sinkronisasi Dapodik yang terakhir kali. Kenapa? hal ini untuk mengantisipasi terjadinya kesalahan sistem sehingga data dapodik Anda aman.

Jika Anda tertarik silahkan download installer aplikasi konsep ijazah 2019 yang bisa dipakai untuk semua jenjang : SD/SMP/SMA/SMK.

Update:

Solusi Masalah Dapodik 2019.e dan Info PTK/GTK

Solusi Masalah Dapodik 2019.e dan Info PTK/GTK

Dapodik 2019 telah resmi di rilis patch versi 2019.e beberapa waktu yang lalu. Tidak berbeda dengan aplikasi dapodik versi sebelumnya, aplikasi dapodik terbaru ini juga memunculkan beberapa permasalahan. Baik itu permasalahan yang sudah biasa terjadi maupun permasalahan yang baru muncul pada aplikasi dapodik semester ini. Dengan patch dapodik versi 2019.e memperbaiki bugs dan dan sekaligus rilis pembaharuan.

Dapodik 2019.e memiliki tampilan yang serupa dengan dapodik versi sebelumnya sehingga memudahkan dalam pengoperasiannya, hanya ada beberapa tambahan fitur terbaru. Sebelum Anda melakukan instalasi dapodik sebaiknya pastikan terlebih dahulu kesiapan Laptop/PC yang akan digunakan, jika Anda belum paham bisa membacanya pada Cara Install Dapodik 2019 dengan Baik dan Benar.

Seperti yang admin singgung diatas terkait dengan permasalahan Dapodik, admin rangkum untuk dijadikan sebagai referensi ketika mengalami masalah. Berikut beberapa masalah dapodik secara umum dan juga solusinya:

1. Masalah Gagal Registrasi prefil tidak ditemukan

Pada umumnya kegagalan melakukan registrasi dengan peringatan prefill tidak ditemukan disebabkan karena proses generate prefill yang tidak sempurna atau format prefill berubah, bisa juga Anda tidak menaruh prefill dalam folder yang ditentukan olaeh Dapodik. Supaya hal ini tidak terjadi sebaiknya lakukan generate prefill menggunakan jaringan yang stabil, hal ini dikarenakan beban server yang berlebih karena pada awal rilis tentu saja hampir semua operator melakukan generate prefill secara barsamaan. Jika masih tetap gagal, lakukan registrasi secara online dengan merubah metode registrasi di aplikasi dari offline ke online.

2. Mengatasi (User dan Password Salah) saat Registrasi

Gagal registrasi Dapodik dengan menampilkan user dan password salah, hal ini terjadi karena sekolah memiliki lebih dari satu akun dengan username (email) yang sama namun password berbeda. Solusinya harus menghapus salah satu akun atau menonaktifkan. Anda juga bisa menghubungi KKDATADIK Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan reset pengguna. Jika masih terkendala dalam melakukan reset akun, silakan mengirimkan laporan ke helpdesk Dapodikdasmen ke surel dapo.dikdasmen@kemdikbud.go.id dengan melampirkan SK operator sebagai Petugas pendataan.

3. Masalah data tidak lengkap tapi sukses login Dapodik

Umumnya hal ini terjadi karena belum di unisntall dapodik versi sebelumnya atau bisa dikarenakan data prefill yang tidak sempurna saat melakukan generate. Solusinya dengan menghapus aplikasi dapodik yang sudah terinstall sebelumnya dan melakukan install ulang aplikasi dapodik versi terbaru (untuk installer). Jika Anda menggunakan versi patch maka tanpa harus melakukan uninstall ulang, cukup dengan menjalankan patchernya saja. Sebelumnya lakukan clearing cached browser dulu.

4. Masalah invalid pada tabel kompetensi guru

Tabel data kompetensi guru wajib di isi, karena juga merupakan validasi pengiriman dapodik. Kompetensi guru biasanya terdeteksi secara otomatis sesuai dengan data kompetensi sertifikasinya, jika belum tampil berikut cara mengisi kompetensi guru di dapodik
2019.e. Pada versi ini guru bisa mengisi secara mandiri (baca : dapodik 2019 data gtk hanya bisa diubah gtk sendiri) cukup dengan menekan tombol tambah pada menu kompetensi guru pada menu riwayat dan secara otomatis akan membaca kompetensi PTK bersangkutan.

Perlu dicatat karena menu ini secara otomatis akan mengisi sesuai dengan ijazah PTK bersangkutan sehingga jika ada PTK yang ijazahnya tidak linear dengan mapel yang di ampuh maka harus dilakukan penyesuaian pada menu kompetensi sesuai dengan mapel yang diajarkan oleh PTK bersangkutan.

5. Masalah Kepsek belum dipilih

Biasanya kalau terjadi rilis pembaharuan dapodik, jabatan kepala sekolah mengalami perubahan (kepala sekolah belum dipilih). Aturan dimana PTK dengan tugas tambahan sebagai Kepala bukan merupakan tugas utama, hal inilah yang kemudian mempengaruhi validasi kepala sekolah belum dipilih pada beranda utama dapodik.

Agar kepala sekolah bisa muncul di beranda maka PTK yang menjabat sebagai tugas tambahan kepala sekolah harus di pilih sebagai kepala sekolah pada jenis PTK nya. Caranya masuk pada data rinci PTK lalu pada bagian data kepegawaian pilihlah jenis PTK sebagai kepala sekolah, simpan dan refresh.

Update: