Arsip Bulanan: Juni 2019

Cara Cek Status Pembayaran TPG 2019 Guru Swasta

Pembayaran TPG bagi guru swasta (Non PNS) dan guru Negeri (PNS) berbeda cara penyalurannya. Guru swasta penyaluran TPG nya langsung melalui tranfer pusat, sedangkan guru Negeri penyaluran TPG nya melalui transfer daerah.

Bagi guru yang baru mendapatkan tunjangan sertifikasi untuk triwulan 1 tahun 2019, jika statusnya guru negeri maka pencairan tunjangannya inklud dengan rekening pegawainya. Sedangkan untuk guru swasta rekening Bank penerimaan secara otomatis akan dibuatkan oleh pusat. Oleh karena itu, ketika kita melihat pada info GTK maka nomor rekning bank nya akan muncul “xxx”.

Informasi rekening bank biasanya akan diinformasikan oleh dinas setempat ketika sudah proses pencairan. Namun untuk memastikan bahwa Anda mendapatkan tunjangan tersebut lembar validasi info GTK Anda sudah mendapatkan nomor SKTP Anda bisa melihat pada menu tabel tunjangan profesi.

Anda juga bisa melihat secara langsung status pembayaran TPG, Silahkan cek info GTK Anda!

status pembayaran TPG triwulan 1 tahap 4 tahun 2019

Jika statusnya sudah dalam proses, selanjutnya Anda datang ke bank bersangkutan dengan membawa dokumen persyaratan pencairan di Bank. Foto Copy KTP, Foto Copy Kartu NUPTK/NRG (jika ada), Surat keterangan dari Kepala Sekolah yang menyatakan bahwa yang bersangkutan merupakan guru di sekolah tersebut dan dicantumkan NUPTK, NRG, Nomor Peserta dan alamat sesuai KTP.

Hal ini berbeda jika data info GTK Anda belum berSKTP meskipun sudah valid maka Anda tidak akan melihat data status pembayaran TPG Anda seperti diatas.

Sebagai tambahan informasi penting dari laman info GTK terkait banyaknya guru non induk yang JJM nya tidak bisa terbaca.

Jika di sekolah Anda terdapat guru non induk menambah jam, maka pastikan proses memasukan data gurunya dengan metode tarik PTK. Langkahnya adalah sebagai berikut :

  1. Sekolah yang akan menarik login ke http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id
  2. Masuk menu Tambah PTK
  3. Cari sekolah asal PTK dan nama PTK
  4. Tambahkan
  5. Hubungi dinas untuk persetujuan
  6. Buka aplikasi dapodik sekolah, dan sync
  7. Mapping pembelajaran
  8. syncron ulang

Bila di sekolah lama ada ptk bukan hasil tarik ptk yang dulu sudah ditambahkan, maka Mutasikan dulu, kemudian sync, baru lakukan langkah diatas.

Update:

rkas online 2019 e

Aplikasi RKAS 2019 e Online

Apa itu aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) merupakan sebuah sistem informasi yang dibuat untuk menangani masalah manajemen keuangan sekolah mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian.

Berdasarkan Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan, setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan, termasuk SMP, harus menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Cara mendapatkan aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS Sekolah ini berbasis desktop. Jika sekolah ingin menginstalnya dapat didownload dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Buka situs : http://rkas.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
  2. Pilih menu Unduh. Kemudian klik tombol Unduh yang ada pada website.

Cara Aktivasi aplikasi RKAS sekolah

Ketika sudah masuk ke dalam aplikasi, untuk pertama kali kita akan diminta melakukan aktivasi.
Pada form aktivasi ini sekolah bisa memperolehnya dari dinas pendidikan sekolah tersebut.

Pastikan ketika melakukan aktivasi ini terkoneksi ke jaringan internet.
Form Aktivasi akan muncul ketika pertama kali aplikasi diinstall, tujuannya adalah agar aplikasi tidak sembarangan digunakan dan harus ada penanggungjawab aplikasi. Pada tahapan ini diwajibkan terkoneksi dengan internet, karena data aktivasi ini akan di cocokkan dengan data di dinas pendidikan. Berikut penjelasan masing-masing kolom inputan:

  • Kode Aktivasi (wajib diisi) : kolom ini diisi dengan kode registrasi sekolah kita yang sudah diajukan ke dinas pendidikan. Kode ini setiap sekolah berbeda-beda. Untuk itu mintalah kode registrasi ke dinas pendidikan terkait.
  • Nama (wajib diisi): kolom ini diisi oleh nama operator sekolah.
  • Email (wajib diisi): kolom email ini wajib diisi karena alamat email ini akan digunakan untuk login kedalam aplikasi. Alamat email ini tidak boleh sama satu dengan yang lainnya. Supaya lebih aman, gunakanlah email sekolah, sehingga ketika terjadi pergantian pegawai atau operator tidak harus mengganti alamat emailnya.
  • No Handphone : kolom ini diisi dengan nomor hendphone operator atau boleh dengan nomor telepon sekolah.
  • Password (wajib diisi) : kolom ini harap diisi sebaik mungkin karena akan digunakan ketika login. Password harus kombinasi angka, huruf kecil, kapital supaya tidak mudah diketahui.
  • Ulangi Password (wajib diisi): kolom ini untuk memastikan bahwa password kita sudah benar.
  • Indikator terhubung ke server atau tidak. (wajib terhubung internet).
  • Tombol Registrasi : tombol ini digunakan untuk mengirim data ke dinas pendidikan. Tombol ini akan aktif jika terhubung dengan internet, dan akan disable jika tidak terhubung dengan internet.
  • Kemudian klik tombol registrasi, Selesai

Cara Backup Database Aplikasi RKAS Sekolah yang ada dilokal?

Proses Backup ini adalah proses bagaimana kita akan mengamankan database yang ada di
komputer kita (database lokal). Proses backup ini boleh dilakukan kapan saja sesuai dengan
kebutuhan. Namun alangkah lebih baik jika dilakukan secara berkala atau dilakukan setiap ada
perubahan pada database. Kemudian database tersebut simpan kedalam media memori yang
lebih aman. Hal ini juga selain untuk mengamankan data, tetapi juga bisa digunakan ketika
proses memindahkan aplikasi RKAS dari satu komputer ke komputer lain.

Berikut langkah-langkah mengamankan database:

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

Cara pindah aplikasi RKAS Sekolah dari satu PC/Laptop Ke PC/Laptop yang lain

Untuk memindahkan aplikasi RKAS sekolah dari suatu PC/Laptop ke PC/Laptop yang lain, maka
langkah yang harus kita lakukan pertama adalah backup terlebih dahulu Database Lokal
kemudian copy ke flashdisk. Baru kemudian install aplikasi RKAS Sekolah di PC/Laptop yang
baru, kemudian timpakan Backup Database lokal yang tadi dicopykan. Berikut langkah
langkahnya :

A. Backup Database

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

B. Pindahkan Ke PC/Laptop Lain.

Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses Backup diatas, karena ketika kita akan
memindahkan aplikasi RKAS ke PC baru maka tahapan yang pertama adalah backup terlebih
dahulu databasenya.

  • Baru setelah itu instal aplikasi RKAS di Komputer yang baru. Setelah selesai install jangan dulu dijalankan, karena kalau dijalankan, aplikasi akan minta aktivasi baru.
  • Setelah itu buka File Explorer dan ketikan : %appdata% pada direktorinya kemudian enter.
  • Setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • Copykan / Timpakan database yang sudah kita backup sebelumnya ke folder \ArtTech\RKAS.
  • Setelah selesai baru kemudian jalankan aplikasinya. Maka secara otomatis aplikasi tidak akan meminta aktivasi dan user atau sekolah bisa langsung login ke aplikasi RKAS sesuai dengan username dan password pada Komputer sebelumnya.