Arsip Kategori: Dapodik

Cara mengelolah Aplikasi Data Pokok Pendidikan [DaPoDik] Sekolah dasar, Sekolah Menengah Pertama, Sekolah Menengah Atas, Sekolah Menengah Kejuruan, Sekolah Luar Biasa DapodikMas-Paud yang benar sehingga tidak ada masalah invalid data.

Solusi Masalah Dapodik 2019.e dan Info PTK/GTK

Solusi Masalah Dapodik 2019.e dan Info PTK/GTK

Dapodik 2019 telah resmi di rilis patch versi 2019.e beberapa waktu yang lalu. Tidak berbeda dengan aplikasi dapodik versi sebelumnya, aplikasi dapodik terbaru ini juga memunculkan beberapa permasalahan. Baik itu permasalahan yang sudah biasa terjadi maupun permasalahan yang baru muncul pada aplikasi dapodik semester ini. Dengan patch dapodik versi 2019.e memperbaiki bugs dan dan sekaligus rilis pembaharuan.

Dapodik 2019.e memiliki tampilan yang serupa dengan dapodik versi sebelumnya sehingga memudahkan dalam pengoperasiannya, hanya ada beberapa tambahan fitur terbaru. Sebelum Anda melakukan instalasi dapodik sebaiknya pastikan terlebih dahulu kesiapan Laptop/PC yang akan digunakan, jika Anda belum paham bisa membacanya pada Cara Install Dapodik 2019 dengan Baik dan Benar.

Seperti yang admin singgung diatas terkait dengan permasalahan Dapodik, admin rangkum untuk dijadikan sebagai referensi ketika mengalami masalah. Berikut beberapa masalah dapodik secara umum dan juga solusinya:

1. Masalah Gagal Registrasi prefil tidak ditemukan

Pada umumnya kegagalan melakukan registrasi dengan peringatan prefill tidak ditemukan disebabkan karena proses generate prefill yang tidak sempurna atau format prefill berubah, bisa juga Anda tidak menaruh prefill dalam folder yang ditentukan olaeh Dapodik. Supaya hal ini tidak terjadi sebaiknya lakukan generate prefill menggunakan jaringan yang stabil, hal ini dikarenakan beban server yang berlebih karena pada awal rilis tentu saja hampir semua operator melakukan generate prefill secara barsamaan. Jika masih tetap gagal, lakukan registrasi secara online dengan merubah metode registrasi di aplikasi dari offline ke online.

2. Mengatasi (User dan Password Salah) saat Registrasi

Gagal registrasi Dapodik dengan menampilkan user dan password salah, hal ini terjadi karena sekolah memiliki lebih dari satu akun dengan username (email) yang sama namun password berbeda. Solusinya harus menghapus salah satu akun atau menonaktifkan. Anda juga bisa menghubungi KKDATADIK Dinas Pendidikan setempat untuk melakukan reset pengguna. Jika masih terkendala dalam melakukan reset akun, silakan mengirimkan laporan ke helpdesk Dapodikdasmen ke surel dapo.dikdasmen@kemdikbud.go.id dengan melampirkan SK operator sebagai Petugas pendataan.

3. Masalah data tidak lengkap tapi sukses login Dapodik

Umumnya hal ini terjadi karena belum di unisntall dapodik versi sebelumnya atau bisa dikarenakan data prefill yang tidak sempurna saat melakukan generate. Solusinya dengan menghapus aplikasi dapodik yang sudah terinstall sebelumnya dan melakukan install ulang aplikasi dapodik versi terbaru (untuk installer). Jika Anda menggunakan versi patch maka tanpa harus melakukan uninstall ulang, cukup dengan menjalankan patchernya saja. Sebelumnya lakukan clearing cached browser dulu.

4. Masalah invalid pada tabel kompetensi guru

Tabel data kompetensi guru wajib di isi, karena juga merupakan validasi pengiriman dapodik. Kompetensi guru biasanya terdeteksi secara otomatis sesuai dengan data kompetensi sertifikasinya, jika belum tampil berikut cara mengisi kompetensi guru di dapodik
2019.e. Pada versi ini guru bisa mengisi secara mandiri (baca : dapodik 2019 data gtk hanya bisa diubah gtk sendiri) cukup dengan menekan tombol tambah pada menu kompetensi guru pada menu riwayat dan secara otomatis akan membaca kompetensi PTK bersangkutan.

Perlu dicatat karena menu ini secara otomatis akan mengisi sesuai dengan ijazah PTK bersangkutan sehingga jika ada PTK yang ijazahnya tidak linear dengan mapel yang di ampuh maka harus dilakukan penyesuaian pada menu kompetensi sesuai dengan mapel yang diajarkan oleh PTK bersangkutan.

5. Masalah Kepsek belum dipilih

Biasanya kalau terjadi rilis pembaharuan dapodik, jabatan kepala sekolah mengalami perubahan (kepala sekolah belum dipilih). Aturan dimana PTK dengan tugas tambahan sebagai Kepala bukan merupakan tugas utama, hal inilah yang kemudian mempengaruhi validasi kepala sekolah belum dipilih pada beranda utama dapodik.

Agar kepala sekolah bisa muncul di beranda maka PTK yang menjabat sebagai tugas tambahan kepala sekolah harus di pilih sebagai kepala sekolah pada jenis PTK nya. Caranya masuk pada data rinci PTK lalu pada bagian data kepegawaian pilihlah jenis PTK sebagai kepala sekolah, simpan dan refresh.

Update:

Cek Progres Pengiriman Data Dapodik 100% Berhasil

Cek Progres Pengiriman Data Dapodik 100% Berhasil

Melakukan sinkronisasi data dapodik membutuhkan koneksi jaringan internet yang stabil, jika tidak maka data akan gagal terkirim ke server pusat. Terkadang karena bayaknya lalulintas penggunaan pengiriman data maka hanya dibatasi sampai lima kali pengiriman data dalam sehari.

Sebelum melakukan sinkronisasi data dapodik cek dan pastikan bahwa aplikasi dapodik sudah versi yang terbaru

Gagal sinkronisasi data dapodik tidak usah melakukan validasi data lagi cukup dengan menggunakan menu update versi sinkronisasi. Apakah fungsi menu update versi sinkronisasi? Tombol tersebut fungsinya untuk memperbarui perubahan aplikasi syncronisasi yang ada di aplikasi lokal dengan di server.

Ketika sinkronisasi data dapodik berhasil 100 persen. Anda bisa melihat tabel perubahan pada data yang terupload. Bagaimana parameter sinkronisasi yang berhasil? Pada kotak perubahan apa saja yang sebelumnya berisi pemberitahuan data yang sudah ditambah, update, hapus akan tertera di situ. Jika parameter sinkronisasi berhasil maka kotak perubahan tersebut hilang.

Apa parameter atau ciri-ciri data telah berhasil terkirim semua ke server? Bisa dilihat dari tabel perubahan, datanya menjadi kosong. Kemudian cek laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id, data hasil sinkronisasi telah muncul berikut tanggal sinkronisasi terakhir. Anda juga bisa melihat riwayat sinkronisasi pada laman http://data.dikdasmen.kemdikbud.go.id

Di mana kita dapat mengecek hasil pengiriman sinkronisasi Aplikasi Dapodik? Pengecekan data individu sekolah bisa dilakukan di laman http://dapo.dikdasmen.kemdikbud.go.id/. Pilih menu “Progres Pengiriman”. Pilih provinsi lalu kabupaten serta kecamatan tempat sekolah berada. Pilih nama sekolah lalu masukkan kode registrasi jika hendak melihat data individu sekolah hasil pengiriman dari Aplikasi Dapodik.

Namun terkadang data ini tidak lantas tampil sekaligus setelah melakukan sinkronisasi hingga menunggu 1×24 jam. Jadi setelah melakukan sinkron data silahkan Cek Progres Pengiriman Data Dapodik 100% Berhasil agar perubahan data pada info tunjangan GTK atau vervalPD tidak mengalami masalah.

Update:

Cara Otomatis Mengisi Jadwal Dapodik 2019.c

Cara Otomatis Mengisi Jadwal Dapodik 2019.c

Mengisi jadwal pembelajaran di Dapodik 2019.c masih dilakukan dengan cara manual karena fitur tombol salin data periodik pada menu jadwal tidak diaktifkan seperti pada menu lainnya.

Dalam hal ini tentu saja operator harus memasukkan satu persatu jadwal pembelajaran dan menyesuaiakan harinya agar tidak terjadi bentrokan antara jam pelajaran yang sama pada hari yang sama di kelas yang berbeda.

Menginputkan JJM pada jadwal dapodik akan menjadi berat dan memakan waktu yang lama jika skolah memiliki rombel yang banyak, terlebih lagi jika ada perubahan jadwal dari semeter satu ke semeter genap.

Membayangkan pekerjaan semacam itu, operator sekolah jelas akan merasa pusing jika tidak adanya kordinasi dengan waka kurikulum atau bahkan bisa jadi waka kurikulum menyerakhan sepenuhnya kepada operator karena tidak mengerti sistem Dapodik.

Untuk mengantisipasi jadwal bentrok pada menu jadwal Dapodik 2019.c Anda harus membuat draf sheet jadwal pembelajaran terlebih dahulu sebelum memasukkannya ke dalam aplikasi Dapodik meskipun juga masih memakan waktu yang agak lama.

Sebagai solusi yang lain untuk mempercepat pekerjaan Anda dalam mengisi jadwl pelajaran di Dapodik secara otomatis Anda bisa menggunakan tools Dapodik yakni Aplikasi xlsDapodik 2019.c

Apa itu Aplikasi xlsDapodik 2019.c?

Aplikasi xlsDapodik 2019.c sebuah aplikasi jadwal otomatis anti bentrok yang sangat cerdas di kembangkan oleh seorang operator bernama Adithya Eka Ramadhan untuk membantu mempermudah pekerjaan para operator sekolah.

Anda bisa melihat tools-tools dapodik buatannya yang lain yang mungkin juga berguna untuk Anda.

Aplikasi xlsDapodik 2019.c jadwal otomatis ini diberikan secara gratis untuk operator sekolah namun link unduhan belum dipublikasikan secara umum. Anda bisa meminta aplikasi tersebut dengan cara mengontak pemilik secara pribadi.

Dengan menggunakan bantuan Aplikasi jadwal otomatis xlsDapodik 2019.c pekerjaan Anda akan menjadi mudah dan cepat terselesaikan. Anda bisa melihat tutorial membuat jadwal otomatis dapodik dengan aplikasi xlsdapodik 2019.c pada channelnya berikut ini

Channel youtube by Adithya Exa Ramadhan

Nah, tunggu apalagi silahkan dengan segera kunjungi channelnya download Membuat Aplikasi Jadwal Otomatis xlsDapodik 2019.c selesaikan pekerjaan Anda.

Update:

Cukupkah 3 Hari Sinkronisasi untuk Perbaikan Data Calon Peserta UN Tahun 2019

Cukupkah 3 Hari Sinkronisasi untuk Perbaikan Data Calon Peserta UN Tahun 2019

DIBUKA HANYA 3 HARI! Sinkronisasi Aplikasi Dapodikdasmen Periode Semester 1 Tahun Ajaran 2018/2019 untuk Perbaikan Data Calon Peserta Ujian Nasional Tahun 2019.

Mengingat urgensi perbaikan data tersebut, Dinas Pendidikan dan Sekolah diharapkan dapat segera melakukan percepatan perbaikan data calon peserta Ujian Nasional yaitu perbaikan data Nomor Induk Siswa (NIS), perbaikan data Nama Ayah Kandung, dan data peserta didik belum masuk Anggota Rombel melalui Aplikasi Dapodikdasmen versi 2019 atau versi 2019.b serta selanjutnya melakukan sinkronisasi.

Pertanyaannya, Cukupkah hanya dengan 3 hari mampu merubah data perbaikan peserta didik?

Bagaimana mungkin Dapodikdasmen hanya memberikan peluang 3 hari untuk memperbaiki data peserta didik yang masih bermasalah tanpa harus melihat secara lengkap kompleksitas permasalahannya.

Mungkin jika masalahnya hanya terdapat pada NIS atau Nopes UN bisa dimaklumi batas cut offnya hanya 3 hari dengan hitungan 2×24 jam kita bisa melihat hasil perubahan sinkronisasi pada laman PDUN.

Masalahnya akan menjadi berbeda dan sangat sulit jika perbaikan data yang terjadi meliputi kesalahan NISN, Nama Siswa, Tanggal lahir karena membutuhkan waktu yang sedikit agak lama menanti approval dari PDSPK langsung bahkan bisa sampai 1 bulan. Karena tidak hanya sekedar sinkronisasi, juga membutuhkan verval PD.

Cut off 3 hari terakhir, kita semua berharap OPS sudah tidak lagi mengalami masalah invalid data peserta didik khususnya siswa akhir yang akan mengikuti Ujian Nasional 2019 nanti. Sehingga perbaikan data hanya fokus pada NIS dan data nama ayah kandung.

Mungkin perbaikan nama ayah kandung akan digunakan sebagai data sertifikat hasil ujian (SHUN) online Sehingga data tersebut tidak boleh salah. Silahkan lihat di alamat berikut https://shun.puspendik.kemdikbud.go.id

Lepas dari 3 hari batas cut off, bahwa sinkronisasi data periode semester 1 tahun ajaran 2018/2019 sangat penting untuk dilakukan oleh semua sekolah mengingat data prefill ini yang akan digunakan untuk Dapodik 2019 versi 2 c di semester 2 tahun ajaran 2018/2019.

Cara yang cepat untuk perbaikan data peserta didik hanya fokus pada kelas akhir (12 tingkat SMA/SMK) (9 tingkat SMP/MTs). Merubah NIS letaknya pada menu “Registrasi” Sedangkan untuk merubah data wali siswa letaknya pada dasbor data siswa.

Langkahnya : Ceklis siswa > tekan menu ubah data > Scrool kebawah cara data wali siswa > Edit data ayah kandung sesuai dengan KK > Simpan.

Rilis Installer Dapodik Paud versi 3.4 0 Offline

Rilis Installer Dapodik Paud versi 3.4 0 Offline

Installer Aplikasi Frontend Dapodik PAUD Offline versi 3.4.0 telah dirilis. Dapodik PAUD Offline ini khususnya bagi satuan pendidikan yang wilayah kerjanya terkendala untuk menjangkau jaringan internet saat menggunakan Aplikasi Dapodik Paud versi Online semester GENAP 2018/2019 kemarin.

Ada sedikit pembaharuan pada formulir penilaian kerusakan ruang/bangunan pada aplikasi Dapodik Paud versi 3.4 0 Offline ini. Silahkan pelajari lebih lanjut pada buku panduan kerusakan bangunan untuk pengisian data sarana dan prasarana.

Oleh karena itu, bagi sekolah yang menggunakan dapodik paud online saat ini bisa beralih ke Dapodik Paud offline, begitu juga sebaliknya. Namun perlu diperhatikan untuk menngunakan aplikasi Dapodik paud offline harus mengubah metode sinkronisasi melalui Aplikasi Manajemen http://manajemen.paud-dikmas.kemdikbud.go.id terlebih dulu.

Kenapa?

Jika anda belum merubah metode sinkronisasi maka ketika melakukan registrasi Aplikasi Dapodik Paud akan terjadi masalah.

Cara Install dan registrasi Dapodik Paud versi 3.4.0

  1. Uninstall aplikasi dapodik semester ganjil 2018/2019, bersihkan sampai ke cachenya.
  2. Download Aplikasi Dapodik paud v.3.4.0 terbaru dan Install aplikasinya
  3. Lakukan registrasi dapodik paud offline v.3.4.0 semester genap 2018/2019.
  4. Lakukan Validasi dan sinkronisasi.

Mengatasi Error Registrasi Dapodik versi 3.4.0

Seperti yang sudah saya singgung diatas, saat melakukan registrasi kemudian muncul pesan box “Sedang memproses… Mengirimkan data registrasi gagal (Maaf anda belum melakukan pemilihan metode pengisian DAPODIK di MANAJEMEN)” dengan tingkat loading datanya 42 persen itu artinya belum merubah metode sinkronisasi di laman manajemen paud.

Jika sudah merubah metode sinkron, kembali ke Registrasi Dapodik silahkan di Refresh terlebih dulu, isikan kembali username, password dan kode registrasi. Klik Simpan.

Dapodik offline berhasil di registrasi, silahkan lakukan Login Dapodik paud di semester genap 2018/2019.

Selanjutnya silahkan cek validasi data terlebih dulu, jika masih ditemukan beberapa data yang masih invalid meskipun kenyataannya di Dapodik Online sudah tidak ada lagi data Invalid. Silahkan melakukan editing data invalid tersebut.

Setelah selesai melakukan perbaikan data pada data yang invalid, sebelum melakukan sinkronisasi pastikan dengan mengecek kembali data validasi. Jika sudah tidak ada data yang terdeteksi invalid, lakukan sinkronisasi.

Dengan melakukan cara tersebut, metode Dapodik online berhasil di rubah ke metode dapodik offline. Semoga berhasil