Mendikbud Muhadjir Effendy Lantik Anggota BSNP 2019-2023

Posted on

Dari kiri (depan) Romo E. Baskoro Poedjinoegroho, Doni Koesoema A., Ali Saukah, Hamid Muhammad, Kiki Yuliati, Arifin Junaidi, Bambang Suryadi, Abdul Mu’ti, dan Imam Tholkhah. Dari kiri (belakang) Bambang Setiaji, Poncojari Wahyono, Ki Saur Panjaitan XIII, Waras Kamdi, dan Suyanto.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy melantik anggota Badan Standar Nasional Pendidikan (BSNP) periode 2019-2023 di Graha Utama, Gedung Ki Hadjar Dewantara, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, pada hari Rabu (10/7/2019). Anggota BSNP yang dilantik adalah Abdul Mu’ti, Ali Saukah, Arifin Junaidi, Bambang Setiaji, Doni Koesoema A., Hamid Muhammad, Poncojari Wahyono, Romo E. Baskoro Poedjinoegroho, Suyanto, Waras Kamdi, Bambang Suryadi, Kiki Yuliati, Imam Tholkhah dan Ki Saur Panjaitan XIII.

Turut hadir dan menyaksikan pelantikan ini adalah para pejabat eselon satu dan dua di lingkungan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Selain itu hadir ada Ketua, Sekretaris dan anngtoa BAN S/M serta para tamu undangan.

Pembentukan BSNP merupakan amanat Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. BSNP merupakan badan independen yang bertugas mengembangan dan mengevaluasi implementasi standar nasional pendidikan, menyelenggarakan ujian nasional, menilai kelayakan buku teks pelajaran, dan memberikan rekomendasi kepada pemerintah pusat dan daerah.

Pada kesempatan yang sama, Mendikbud juga melantik Dadang Sunendar sebagai Kepala Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan. Badan Pengembangan Bahasa dan Perbukuan merupakan amanat dari Undang-Undang Nomor 3 Tahun 2017 tentang Sistem Perbukuan. Pemerintah dan Dewan Perwakilan Rakyat menyadari pentingnya buku yang bermutu, murah, dan merata di seluruh Indonesia sehingga perlu diciptakan iklim perbukuan yang kondusif.

Muhadjir Effendy berpesan supaya para anggota BSNP meningkatkan kerja sama antar anggota dan kerja sama dengan mitra kerja. Diantara mitra kerja BSNP adalah BAN S/M, BAN PAUD PNF, Dinas Pendidikan, dan Kementerian yang menangani bidang pendidikan. “Saya berpesan supaya anggota BSNP Periode 2019-2023 dapat meningkatkan kerjasama, baik kerja sama internal antar anggota maupun kerja sama dengan mitra di luar BSNP”, ucap Muhadjir.

Seusai pelantikan, anggota BSNP langsung melakukan rapat pleno pertama di ruang sidang utama Badan Penelitian dan Pengembangan (Balitbang) Kemdikbud, di Gedung E, lantai dua. Agenda utama adalah pemilihan ketua dan sekretaris. Dalam rapat pleno ini secara mufakat disepakati Abdul Mu’ti dan Arifin Junaidi sebagai Ketua dan Sekretaris BSNP.

Secara terpisah Abdul Mu’ti mengatakan bahwa di tahap awal, BSNP sebagai lembaga yang memiliki kewenangan mengembangan dan memantau standar nasional pendidikan, akan lebih banyak melakukan koordinasi dengan para mitra, seperti dengan BAN S/M, BAN PAUD-PNF, dan direktorat pengelola pendidikan di berbagai kementerian.

“Salah satu isu strategis yang perlu dibahas bersama mitra adalah koordinasi, sinkronisasi, dan harmonisasi antar standar nasional pendidikan dengan akreditasi, kurikulum, buku teks pelajaran, dan sistem asesmen”, ucap Abdul Mu’ti.

Gambar Gravatar
Belelajar menulis secara online semoga bermanfaat untuk orang lain. Berkah untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *