SKTP=Uang, Sebab SKTP Tidak Terbit

Posted on

Untuk mendapatkan tunjangan profesi pendidik harus melewati beberapa tahapan, antara lain pendataan, penerbitan Surat Keputusan Tunjangan Profesi (SKTP), dan pembayaran. Baca Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 10 Tahun 2018 tentang Penyaluran Tunjangan Profesi, Tunjangan Khusus, dan Tambahan Penghasilan Guru PNS Daerah.

Alur tahapan dalam mendapatkan tunjangan profesi sesuai dengan paparan Dirjen GTK tentang aneka tunjangan.

Tahapan pendataan

Tahapan pendataan meliputi pengisian data guru oleh operator sekolah melalui aplikasi Data Pokok Kependidikan (Dapodik) sebagai wadah besar semua data pendidik.

Data yang diinput harus data yang benar-benar valid sehingga data diharapkan sinkron dengan data yang ada pada website di “Info GTK”. Laman Info GTK menjadi rujukan guru untuk melihat kevalidan data sampai informasi pencairan TPG.

Pengusulan Penerbitan SKTP

Tahapan selanjutnya adalah pengusulan penerbitan SKTP melalui operator simtun dinas. SKTP yang merupakan salah satu dokumen penting, yang diidam-idamkan guru dalam mendapatkan tunjangan profesi.

Bagi guru yang datanya valid terverifikasi, SKTP dapat langsung diterbitkan. Namun SKTP hanya diterima oleh guru-guru yang memenuhi syarat yakni memenuhi 24 JJM.

Data yang diinput operator sekolah melalui Dapodik menjadi dasar pengusulan penerbitan SKTP. Validasi data yang diinput mensyaratkan:

Mata pelajaran yang diampu harus linier dengan sertifikat pendidik yang dimiliki. Jika tidak linier tidak akan diakui. Memenuhi jumlah beban jumlah jam mengajar (JJM) sesuai dengan Peraturan Pemerintah Nomor 19 pasal 52 ayat 2, JJM guru paling sedikit memenuhi 24 jam tatap muka dan paling banyak 40 JJM tatap muka. Jumlah JJM di sekolah induk minimal 12 JJM.

Linearitas sertifikat pendidik dengan mata pelajaran yang diampu menjadi syarat mutlak diakuinya JJM. Jika tidak tidak linier, segera cari konversi mata pelajaran yang sesuai dengan sertifikat pendidik. Pastikan beban JJM terpenuhi dan sinkron di Dapodik.

Jumlah siswa dalam rombongan belajar harus normal sesuai dengan standar proses pada masing-masing jenjang. Perhitungan rombel juga memperhatikan kondisi sekolah besar maupun sekolah kecil.

Kesesuaian kepegawaian dengan Peraturan Pemerintah 19 Tahun 2017. Guru yang memiliki tugas tambahan, tanggal SK harus yang terbaru dan tidak kedaluwarsa. Tugas tambahan seperti pembina dihitung dengan konversi 80 siswa dengan jumlah masimal 2 JJM.

Apabila guru belum dapat memenuhi JJM mata pelajaran yang linier, yang bersangkutan dapat memenuhi JJM dari tugas tambahan yang diakui, misalnya sebagai kepala sekolah, wakil kepala sekolah, kepala perpustakaan, kepala laboratorium, ketua program keahlian atau program studi, kepala unit produksi, dan kepala bengkel, dengan melampirkan SK.

Guru juga dapat menambah mengajar mata pelajaran (mapel) yang linier di sekolah lain. Syaratnya adalah mengajar di sekolah induk minimal 12 JJM. Mengajar di sekolah non induk maksimalnya 6 JJM. Perhatikan kurikulum mapel JJM yang dipilih dikarenakan beda kurikulum berbeda pula jumlah JJM yang diakui.

Meskipun data di info GTK telah lengkap dan valid, guru bisa tidak mendapatkan SKTP apabila belum diusulkan operator simtun dinas atau suku dinas di SIM Tunjangan.

Pembayaran TPG

Jika sudah terbit SKTP selanjutnya operator Simbar akan melakukan penyaluran dana tunjangan ke rekening masing-masing guru. Anda bisa melihat pada kolom status pembayaran Tunjangan TPG Anda di Info GTK.

Bagi guru sertifikasi yang baru jika sudah terbit SKTP, Anda tidak perlu membuat rekening secara pribadi. Cukup datang ke bank yang ditunjuk dengan membawa beberapa berkas pendukung. Silahkan lihat di laman Info GTK.

Gambar Gravatar
Belelajar menulis secara online semoga bermanfaat untuk orang lain. Berkah untuk semua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *