Arsip Tag: MPLS 2019/2020

PLS/MPLS 2019/2020 Larangan Pengenalan Lingkungan Sekolah

PLS/MPLS 2019/2020 Larangan Pengenalan Lingkungan Sekolah

Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (PLS) Tahun Pelajaran 2019/2020 sesuai dengan kalender pendidikan nasional dilaksanakan pada tanggal 15, 16, 17 Juli 2019. Pedoman kegiatan PLS 2019 masih mengaju pada Permendikbud nomor 18 tahun 2016 tentang pengenalan lingkungan sekolah bagi siswa baru.

Di tegaskan dalam surat edaran Dirjen Dikdasmen nomor : 6197/D.D4/PD/2019 agar di hari pertama masuk sekolah, satuan pendidikan diharuskan menghadirkan orang tua/wali peserta didik baru untuk diberikan penjelasan tentang profil sekolah, serta melakukan serah terima peserta didik baru ke pihak sekolah.

Dalam pelaksanaannya, yang perlu diperhatikan oleh satuan pendidikan adalah wajib mengacu pada juknis dan silabus yang ditetapkan dalam permendiknas tersebut, meskipun satuan penndidikan diberi kelonggaran untuk mengatur sesuai dengan kondisi jam belajar disekolah.

Jika terjadi pelanggaran dalam pelaksanaan PLS akan dihentikan dan satuan pendidikan akan diberikan sanksi sesuai dengan permendikbud nomor : 18 tahun 2016 pasal 7 dan 8. Sanksi yang diberikan mulai dari peringatan teguran tertulis sampai sanksi tegas berupa penggabungan, relokasi, atau penutupan sekolah.

Contoh Atribut dan Kegiatan Yang Dilarang Dalam Pelaksanaan PLS 2019

Contoh Atribut Yang Dilarang Dalam Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah

  1. Tas karung, tas belanja plastik, dan sejenisnya.
  2. Kaos kaki berwarna-warni tidak simetris, dan sejenisnya.
  3. Aksesoris di kepala yang tidak wajar.
  4. Alas kaki yang tidak wajar.
  5. Papan nama yang berbentuk rumit dan menyulitkan dalam pembuatannya dan/atau berisi konten yang tidak bermanfaat.
  6. Atribut lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Contoh Aktivitas Yang Dilarang Dalam Pelaksanaan Pengenalan Lingkungan Sekolah

  1. Memberikan tugas kepada siswa baru yang wajib membawa suatu produk dengan merk tertentu.
  2. Menghitung sesuatu yang tidak bermanfaat (menghitung nasi, gula, semut, dsb).
  3. Memakan dan meminum makanan dan minuman sisa yang bukan milik masing-masing siswa baru.
  4. Memberikan hukuman kepada siswa baru yang tidak mendidik seperti menyiramkan air serta hukuman yang bersifat fisik dan/atau mengarah pada tindak kekerasan.
  5. Memberikan tugas yang tidak masuk akal seperti berbicara dengan hewan atau tumbuhan serta membawa barang yang sudah tidak diproduksi kembali.
  6. Aktivitas lainnya yang tidak relevan dengan aktivitas pembelajaran.

Oleh karena itu, jika pihak sekolah melibatkan siswa lama sebagai bagian dari pelaksanaan PLS, larang yang tercantum diatas sebaiknya disosialisaikan dengan baik agar tidak terjadi tindak kekerasan dan pelecehan serta bullying terhadap peserta didik baru.

Update: