Arsip Tag: RKAS

rkas online 2019 e

Aplikasi RKAS 2019 e Online

Apa itu aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS (Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah) merupakan sebuah sistem informasi yang dibuat untuk menangani masalah manajemen keuangan sekolah mulai dari proses perencanaan, pengorganisasian, pengarahan, pengkoordinasian, pengawasan atau pengendalian.

Berdasarkan Permendiknas No. 19 Tahun 2007 tentang Standar Pengelolaan, setiap sekolah pada semua jenjang pendidikan, termasuk SMP, harus menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS).

Cara mendapatkan aplikasi RKAS Sekolah?

Aplikasi RKAS Sekolah ini berbasis desktop. Jika sekolah ingin menginstalnya dapat didownload dengan langkah-langkah sebagai berikut :

  1. Buka situs : http://rkas.dikdasmen.kemdikbud.go.id/
  2. Pilih menu Unduh. Kemudian klik tombol Unduh yang ada pada website.

Cara Aktivasi aplikasi RKAS sekolah

Ketika sudah masuk ke dalam aplikasi, untuk pertama kali kita akan diminta melakukan aktivasi.
Pada form aktivasi ini sekolah bisa memperolehnya dari dinas pendidikan sekolah tersebut.

Pastikan ketika melakukan aktivasi ini terkoneksi ke jaringan internet.
Form Aktivasi akan muncul ketika pertama kali aplikasi diinstall, tujuannya adalah agar aplikasi tidak sembarangan digunakan dan harus ada penanggungjawab aplikasi. Pada tahapan ini diwajibkan terkoneksi dengan internet, karena data aktivasi ini akan di cocokkan dengan data di dinas pendidikan. Berikut penjelasan masing-masing kolom inputan:

  • Kode Aktivasi (wajib diisi) : kolom ini diisi dengan kode registrasi sekolah kita yang sudah diajukan ke dinas pendidikan. Kode ini setiap sekolah berbeda-beda. Untuk itu mintalah kode registrasi ke dinas pendidikan terkait.
  • Nama (wajib diisi): kolom ini diisi oleh nama operator sekolah.
  • Email (wajib diisi): kolom email ini wajib diisi karena alamat email ini akan digunakan untuk login kedalam aplikasi. Alamat email ini tidak boleh sama satu dengan yang lainnya. Supaya lebih aman, gunakanlah email sekolah, sehingga ketika terjadi pergantian pegawai atau operator tidak harus mengganti alamat emailnya.
  • No Handphone : kolom ini diisi dengan nomor hendphone operator atau boleh dengan nomor telepon sekolah.
  • Password (wajib diisi) : kolom ini harap diisi sebaik mungkin karena akan digunakan ketika login. Password harus kombinasi angka, huruf kecil, kapital supaya tidak mudah diketahui.
  • Ulangi Password (wajib diisi): kolom ini untuk memastikan bahwa password kita sudah benar.
  • Indikator terhubung ke server atau tidak. (wajib terhubung internet).
  • Tombol Registrasi : tombol ini digunakan untuk mengirim data ke dinas pendidikan. Tombol ini akan aktif jika terhubung dengan internet, dan akan disable jika tidak terhubung dengan internet.
  • Kemudian klik tombol registrasi, Selesai

Cara Backup Database Aplikasi RKAS Sekolah yang ada dilokal?

Proses Backup ini adalah proses bagaimana kita akan mengamankan database yang ada di
komputer kita (database lokal). Proses backup ini boleh dilakukan kapan saja sesuai dengan
kebutuhan. Namun alangkah lebih baik jika dilakukan secara berkala atau dilakukan setiap ada
perubahan pada database. Kemudian database tersebut simpan kedalam media memori yang
lebih aman. Hal ini juga selain untuk mengamankan data, tetapi juga bisa digunakan ketika
proses memindahkan aplikasi RKAS dari satu komputer ke komputer lain.

Berikut langkah-langkah mengamankan database:

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

Cara pindah aplikasi RKAS Sekolah dari satu PC/Laptop Ke PC/Laptop yang lain

Untuk memindahkan aplikasi RKAS sekolah dari suatu PC/Laptop ke PC/Laptop yang lain, maka
langkah yang harus kita lakukan pertama adalah backup terlebih dahulu Database Lokal
kemudian copy ke flashdisk. Baru kemudian install aplikasi RKAS Sekolah di PC/Laptop yang
baru, kemudian timpakan Backup Database lokal yang tadi dicopykan. Berikut langkah
langkahnya :

A. Backup Database

  • Klik Kanan pada menu windows, kemudian Buka windows explorer / File Explorer.
  • Kemudian Ketikan : %appdata% pada bagian direktorinya.
  • Kemudian klik enter, setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • File yang ditunjuk tanda panah itulah file database lokal. File itulah yang harus kita backup secara berkala dalam memori yang lebih aman.

B. Pindahkan Ke PC/Laptop Lain.

Proses ini tidak jauh berbeda dengan proses Backup diatas, karena ketika kita akan
memindahkan aplikasi RKAS ke PC baru maka tahapan yang pertama adalah backup terlebih
dahulu databasenya.

  • Baru setelah itu instal aplikasi RKAS di Komputer yang baru. Setelah selesai install jangan dulu dijalankan, karena kalau dijalankan, aplikasi akan minta aktivasi baru.
  • Setelah itu buka File Explorer dan ketikan : %appdata% pada direktorinya kemudian enter.
  • Setelah itu buka folder berikut : \ArtTech\RKAS.
  • Copykan / Timpakan database yang sudah kita backup sebelumnya ke folder \ArtTech\RKAS.
  • Setelah selesai baru kemudian jalankan aplikasinya. Maka secara otomatis aplikasi tidak akan meminta aktivasi dan user atau sekolah bisa langsung login ke aplikasi RKAS sesuai dengan username dan password pada Komputer sebelumnya.
Sistem-Elektronik-BOS-2019

Cara Membuat Akun Bendahara BOS dan Kepala Sekolah diDapodik

Pemutakhiran Akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah pada Aplikasi Dapodik untuk Persiapan Sistem Elektronik BOS

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan menyelenggarakan program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) Reguler yang selanjutnya disingkat BOS Reguler, yaitu program Pemerintah Pusat untuk penyediaan pendanaan biaya operasi personalia dan nonpersonalia bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus nonfisik.

Dalam rangka mewujudkan tata kelola keuangan yang transparan dan efektif khususnya dalam pengelolaan dana BOS, saat ini tengah dikembangkan sistem berbasis teknologi informasi dan komunikasi dengan konsep Sistem Elektronik BOS.

Didalamnya akan terdiri dari beberapa aplikasi berbasis TIK untuk melakukan tata kelola, mulai dari perencanaan, realisasi, dan pelaporan dana BOS. Diharapkan dengan aplikasi-aplikasi ini tata kelola dana BOS dapat lebih terdokumentasi dengan baik, lebih transparan dan akuntabel. Pengembangan Sistem Elektronik BOS juga untuk mendukung kebijakan pengaplikasian proses transaksi non tunai (cashless) dalam penyaluran dan pemanfaatan dana BOS.

Berdasarkan Permendikbud Nomor 3 Tahun 2019 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Operasional Sekolah Reguler, Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di sekolah dapat dilaksanakan secara daring atau luring. PBJ di sekolah yang dilakukan secara daring harus melalui sistem PBJ sekolah yang ditetapkan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Untuk itu, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan telah merancang suatu Sistem Informasi Pengadaan Sekolah (SIPLah) untuk digunakan dalam PBJ sekolah yang dilakukan secara daring. SIPLah diharapkan dapat meningkatkan akuntabilitas, transparansi, dan efektifitas serta pengawasan PBJ sekolah yang dananya bersumber dari dana BOS Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. SIPLah dirancang untuk memanfaatkan Sistem Pasar Daring (Online Marketplace) yang dioperasikan oleh pihak ketiga.

Secara teknis pengoperasian SIPlah dan aplikasi lain dalam Sistem Elektronik BOS, akan teritegrasi dengan Dapodik. Sasaran/pengguna aplikasi tersebut adalah Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah. Untuk masuk ke aplikasi-aplikasi dalam Sistem Elektronik BOS akan menggunakan akun Kepala Sekolah dan Bendahara Sekolah yang telah dibuat melalui Aplikasi Dapodikdasmen.

Dari hasil pengecekkan data di server Dapodik, diketahui bahwasannya masih banyak sekolah yang belum membuat dan memutakhirkan data akun Kepala Sekolah maupun akun Bendahara Sekolah. Untuk itu dihimbau sekolah untuk segera melakukan pemutakhiran data akun Kepala Sekolah dan akun Bendahara Sekolah melalui Aplikasi Dapodikdasmen. Ikuti langkah-langkah sebagai berikut:

1. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Kepala Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Kepala Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Kepala Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Kepala Sekolah”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar. Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

2. Membuat/memutakhirkan akun dan tugas tambahan Bendahara Sekolah

  • Login pada Aplikasi Dapodikdasmen sebagai Operator
  • Masuk tab GTK dan pilih/klik pada data Individu (nama) Bendahara Sekolah
  • Klik pada tab “Penugasan” dan pilih “Buat/Ubah Akun PTK”
  • Silahkan membaca ketentuan dan petunjuk pengisian data akun PTK
  • Isikan data “username” (email), “password” dan ulangi pada “Konfirmasi Password”, kemudian “Simpan”
  • Selanjutnya masuk ke data rinci Bendahara Sekolah, cek data tugas tambahan dan pastikan “jabatan” telah dipilih “Bendahara BOS”, cek data nomor SK dan TMT telah diisi dengan benar.  Untuk tugas tambahan yang masih aktif kolom TST harus dikosongkan.

3. Lakukan validasi dan sinkronisasi

Setelah melakukan pemutakhiran data akun lakukan validasi dan sinkronisasi ulang agar perubahan dan perbaikan data segera masuk ke server pusat.

Update: